Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan
Selasa, 15 Februari 2011 | By: Dwi to_ chiHAru

Fungsi alang-alang

jika melihat alang-alang, orang akan memandangnya sebagai tumbuhan liar biasa saja. Tumbuhan bernama latin Imperata cilindrika L malah sering dianggap sebagai gulma (tanaman penganggu). Anggapan ini sebenarnya kurang tepat, sebab ilalang hanya tumbuh di tempat yang tak ditumbuhi tanaman lain.
Lahan yang berpotensi ditumbuhi ilalang hanyalah lahan terbuka dan tidak diolah. Hampir tak pernah dijumpai ilalang di atas lahan yang ditumbuhi vegetasi lain, yang menutup permukaan tanah dari sinar matahari hingga 70 persen.

Masyarakat yang risih dengan ilalang biasanya membakar tanaman dan rerimbunan lain, atau membabatnya habis. Tetapi jika akarnya masih tertancap kuat di dalam tanah, upaya ini sebenarnya sia-sia. Ia akan tumbuh lagi dan meninggi.
Alang-alang, menurut Profesor Hembing, ahli pengobatan tradisional dan akupunktur, berkhasiat sebagai obat untuk berbagai gangguan kesehatan, seperti: batu ginjal, infeksi ginjal, kencing batu, batu empedu, buang air kecil tidak lancar atau terus-menerus, air kemih mengandung darah, prostat, keputihan, batuk rejan, batuk darah, mimisan, pendarahan pada wanita, demam, campak, radang hati, hepatitis, tekanan darah tinggi, urat saraf melemah, asma, radang paru-paru, jantung koroner, gangguan pencernaan, diare, dll.
Saat ini, alang-alang sudah sering diteliti secara ilmiah. Dr. Setiawan Dalimartha dalam bukunya, Ramuan Tradisional untuk Pengobatan Hepatitis, menyebutkan bahwa di luar negeri alang-alang sudah dibuat obat paten.
Hasil penelitian tentang tanaman ini menyebutkan bahwa ada kandungan manitol, glukosa, sakharosa, malic acid, citric acid, coixol, arundoin, cylindrin, fernenol, simiarenol, anemonin, asam kersik, damar, dan logam alkali. Dengan kandungan-kandungan itu, alang-alang bersifat antipiretik (menurunkan panas), diuretik (meluruhkan kemih), hemostatik (menghentikan pendarahan), dan menghilangkan haus.
Sejuk
Pengobatan Cina tradisional menyebutkan, alang-alang memiliki sifat manis dan sejuk. Efek pengobatan tanaman ini memasuki meridian paru-paru, lambung, dan usus kecil. Dengan sifat diuretik yang melancarkan air kencing, alangalang bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit radang ginjal akut.
Sifat diuretik yang mengeluarkan cairan tubuh tak berguna ini juga berguna untuk mengontrol tekanan darah yang cenderung tinggi. Sifat hemostatik yang bisa menghentikan pendarahan pada alang-alang dapat juga dimanfaatkan untuk mengatasi mimisan dan pendarahan di dalam.
Herba ini di dalam tubuh akan menyusup ke dalam organ paru-paru, lambung, dan usus kecil. Maka diingatkan oleh Dr. Setiawan, ramuan alang-alang sebaiknya tidak diberikan kepada mereka yang fungsi lambungnya lemah dan sering buang air kecil.
Bagian tanaman alang-alang yang bisa dimanfaatkan sebagai obat tradisional adalah rimpang, baik yang segar maupun yang telah dikeringkan. Bahan alang-alang ini bisa diperoleh di toko obat Cina. Kini bahkan sudah tersedia minuman alang-alang instan yang berkhasiat menghilangkan panas dalam. Minuman instan ini bisa diperoleh di toko jamu atau toko obat Cina.
Mudah berkembang
Ilalang adalah tanaman yang sering dijumpai di lahan pertanian atau tegalan hingga ketinggian 2.000 meter dari permukaan laut (dpl). Perkembangannya sangat cepat, karena daya produksinya – baik secara generatif maupun vegetatif – amat efisien.
Selain berkembang biak dengan biji, rimpang ilalang juga memiliki kemampuan reproduksi yang tinggi. Pada setiap ruas akan tumbuh tanaman baru. Tunas pada akar rimpang ini akan berkembang menjadi tumbuhan baru dalam waktu 12 hari.
Nah, akar ilalang ini ternyata memiliki khasiat obat. Antara lain untuk mengobati penyakit darah tinggi, gangguan prostat, hingga mengatasi lemah syahwat (impotensi). Kesadaran masyarakat yang makin tinggi terhadap obat herbal yang aman dan tidak berefek samping membuat permintaan akar tanaman ilalang terus meningkat.
Tumbuhan ini biasa ditemukan liar di hutan, lapangan rumput, sisi jalan, dan lahan-lahan lain yang mendapat sinar matahari cukup.
Tumbuhan ini bagi banyak orang dikenal sebagai gulma, tumbuh merumput dengan tunas yang merayap di dalam tanah. Tingginya bisa mencapai 30 – 180 cm, mudah berkembang biak, mempunyai rimpang kaku yang tumbuh menjalar. Batangnya padat, bukunya atau ruasnya berambut jarang.
Bunganya menguncup dengan panjang 6 – 30 cm, berwarna putih dan mempunyai biji-biji sangat kecil sekitar 1 mm dan berwarna coklat tua. Bunga atau bijinya berambut halus dan mudah diterbangkan angin. Tumbuhan itu dapat hidup pada ketinggian 1 – 2.700 meter di atas permukaan laut.


sumber: http://sehatherba.com/tanaman-obat-alang-alang/akar-alang-alang-obati-radang-ginjal-2.html Baca Selengkapnya...

Baca Selengkapnya...

Sabtu, 12 Februari 2011 | By: Dwi to_ chiHAru

Kebersamaan Dalam Keluarga

Dalam kondisi dunia yang makin banyak memberikan tuntutan, memaksa suami dan istri pergi ke luar rumah untuk bekerja sehingga banyak keluarga kurang memiliki kesempatan untuk menjalin kebersamaan dalam keluarga.
Hand phone yang pada awalnya dimaksudkan sebagai sarana untuk memudahkan berkomunikasi sehingga jalinan kebersamaan bisa terjaga, sering berubah menjadi sumber bencana retaknya komunikasi. Padahal, kebersamaan dalam keluarga akan memberikan tambahan energi positif kepada anggotanya.



Kebersamaan? apakah itu?
Kebersamaan yang saya maksudkan dalam hal ini tidak sekedar kehadiran fisik belaka, namun adanya keterlibatan emosi pada seluruh anggotanya. Lihat artikel Kedekatan Fisik Tidak Sama dengan Kedekatan Emosional yang telah ditulis oleh Bapak Ariesandi di situs ini juga. Kebersamaan yang terjalin dengan kualitas yang bagus, tidak akan terpengaruh oleh kuantitas waktunya. Waktu yang hanya 1 jam dapat sangat bermanfaat jika seluruh anggota keluarga benar-benar ikut terlibat di dalamnya dibandingnya waktu sepanjang 12 jam yang hanya dimanfaatkan untuk saling diam atau konsentrasi dengan aktivitas masing-masing.

Sarana Pembangun Kebersamaan
Ada banyak sarana yang bisa kita manfaatkan untuk membina kebersamaan dalam keluarga, antara lain :

1. Bercanda bersama
Kapankah terakhir kali Anda bercanda dengan pasangan Anda?
Bercanda itu sangat penting karena di dalam bercanda ada kegembiraan. Kegembiraan itu akan membuat pola pandang kita terhadap berbagai masalah yang ada berubah. Kegembiraan mampu menjernihkan pandangan kita terhadap sesama anggota keluarga. Bahkan tidak sedikit peserta Family Gathering yang merasa bahwa dengan bercanda, mereka dimudakan kembali. Relasi antara suami-istri diremajakan kembali.

2. Bermain bersama
Bermain, adalah aktivitas yang tanpa tuntutan. Di dalam bermain tidak ada kalah atau pun menang. Jika toh diciptakan kompetisi, itu bertujuan untuk meramaikan, bukan untuk benar-benar berkompetisi.
Ingat, bermain bersama butuh keterlibatan semua pihak. Jangan ada yang hanya menjadi penonton. Dalam acara Family Gathering, yang saya sebut di atas, pada sesi dinamika keluarga yang difasilitasi dengan menggunakan sebuah permainan, nampak bahwa ketika bermain, tidak ada batasan antara anak dengan orangtua. Semua anggota keluarga mampu menggali kegembiraannya dengan leluasa, tanpa kekangan. Anak mampu mengoreksi perlakuan orangtua dengan lugas, demikian pula orangtua dapat memberikan masukan tanpa kemarahan.

3. Belajar bersama
Yang dimaksudkan belajar bersama dalam hal ini bukan sekedar duduk bersama dalam satu meja dan masing-masing membawa bahan materi pembelajaran untuk dipelajari. Sekali lagi hal itu hanyalah kebersamaan fisik. Belajar bersama dalam hal ini adalah membahas sebuah kajian bersama-sama. Pilihlah bahan yang ringan dan aktual dan sesuai dengan tingkat kemampuan berfikir anak, misalnya bahasan tentang buah, mainan, pakaian, atau apa saja yang ada di sekitar kita. Dengan catatan : Jika bahan kajian berupa sikap orang, buatlah agar jangan sampai pembahasan berubah menjadi ajang “membiarakan kejelekan orang”.

4. Nonton Televisi / Bioskop Bersama
Tentu, pilihlah tontonan yang bermutu dan menyegarkan, seperti komedi atau film-film yang sepadan dengan usia anak-anak Anda. Tontonan hendaknya disukai oleh semua keluarga. Anda bisa menyesuaikan dengan selera anak, namun, boleh juga Anda mengajak anak menyukai selera Anda, tentu bukan dengan paksaan. Sebab, jika apa yang ditonton ternyata hanya disukai oleh sebagian anggota, yang akan terjadi bukanlah sebuah kebersamaan, tetapi saling ganggu, bahkan bisa terjadi konflik. Anda sekeluarga bisa membahas apa yang telah Anda tonton bersama, meski hanya sekedar menyampaikan perasaan atau kesan.

5. Rekreasi Keluar bersama
Pernahkah ketika Anda bermaksud untuk berlibur bersama ternyata suasana justru berubah menjadi ajang percekcokkan? Itu namanya bukan rekreasi bersama melainkan bertengkar sambil jalan-jalan. Nah, jika Anda ingin berekreasi bersama, sebelumnya Anda harus membuat rancangan yang merupakan keputusan bersama dan harus dijalankan bersama. Oleh karenanya, perlu ada komitmen bersama sebelum Anda beranjak dari rumah. Sesuaikan barang bawaan dengan kapasitas tenaga dan keperluan Anda. Pastikan bahwa barang-barang yang penting sudah Anda kemas, akan lebih baik jika Anda membuat daftar barang yang akan Anda bawa. Mengapa ini penting? Karena banyak terjadi percekcokan dalam perjalanan hanya disebabkan sebuah barang yang tertinggal.

Rekreasi harus segera dimulai sesaat Anda berangkat, dalam arti bahwa perjalanan Anda pun harus dirancang sebagai sebuah rekreasi. Oleh karenanya Anda dan keluarga harus bisa menikmati perjalanan Anda. Akan lebih baik apabila Anda sekeluarga membuat keputusan untuk menciptakan kebahagiaan sepanjang rekreasi Anda. Gunakan teknik yang dipaparkan dalam dalam buku-bukunya Bapak Ariesandi S., CHt. : “Hypnoparenting” dan “Rahasia Mendidik Anak agar Sukses dan Bahagia”. Saya belajar dari Bapak Ariesandi bagaimana caranya membuat afirmasi (self talk) yang sesungguhnya merupakan teknik NLP (Neuro Linguistik Program), yaitu memrogram pikiran kita menggunakan bahasa, seperti “Saya memutuskan untuk mendapatkan rekreasi yang menyenangkan bersama keluarga saya”. Jika Anda bersungguh-sungguh ketika mengucapkan afirmasi tersebut, yakinlah bahwa apa yang Anda ucapkan akan benar-benar terjadi. Saya sudah banyak memanfaatkannya.

6. Doa bersama
Semua agama mengakui bahwa doa bersama dirasa sangat ampuh demi terkabulnya sebuah permohonan. Selain itu, tahukah Anda bahwa doa bersama membuat Anda sekeluarga merasa “menyatu”? Jika Anda belum percaya, silakan Anda coba dan jadikan sebagai sebuah kebiasaan di dalam keluarga Anda.

Jika Anda mencermati keenam sarana di atas, terlebih jika Anda laksanakan, Anda akan menyadari bahwa:
Kebersamaan dalam keluarga bisa dibangun tanpa harus menyita seluruh waktu Anda
Kebersamaan dalam keluarga akan mendatangkan energi positif yang dapat mendukung aktivitas Anda di luar rumah, dalam pekerjaan atau bisnis Anda.
Kebersamaan dalam keluarga akan membuat Anda merindukannya, sehingga Anda dapat dengan mudah menghalau godaan dari luar rumah Anda.
Kebersamaan dalam keluarga akan memotivasi keterbukaan dalam keluarga. Dengan demikian, akan muncul sikap saling percaya dan saling menghargai di dalam keluarga Anda.
Kebersamaan menumbuhkan rasa saling memiliki dan kesamaan visi dan misi antara Anda dengan pasangan dalam rangka mengasuh buah hati Anda. By V.Dwiyani/Ve (Mathemagics Magelang)

http://pamulanginfo.com/index.php?view=article&catid=52%3Apendidikan&id=66%3Akeluarga&option=com_content&Itemid=90 Baca Selengkapnya...

Baca Selengkapnya...